Saturday, February 9, 2008

terperanjak..

ku membayangkan diriku bagaikan serpihan kertas yang tertiupkan angin.
ku merasa diriku bagaikan batu yang terus membatu.
waktu yang ada begitu sempit.
serasa tidak cukup waktu selama 2 tahun lebih ini.

angin terus membawaku, namun tetap saja diriku membatu.
diam seribu bahasa, selama rentang waktu itu.

yang terbayang olehku adalah..
melupakan semuanya..
meninggalkan semuanya..
berharap itu tidah pernah ada, dan tidak pernah terjadi dalam hidupku..

dia..dia,,tetap dia..

apa?
mengapa?

banyak pertanyaan yang mesti harus terjawab olehku
tidak satupun yang akan ku jawab
banyak pernyataan yang harus ku dengarkan
cukuplah hanya sebuah pernyataan